MWF6NGx4MGZ5MWp7NqNcMqpcMSMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

4 Cara Mengatasi Error "You need permissions to perform this action"


Bagaimana caranya mengatasi error "You need permissions to perform this action - You require permissions from the computer's administrator to make changes to this folder" pada Windows 7/8/10 ?

Masalah tersebut sering muncul ketika Anda mencoba untuk menghapus folder, memindahkan folder, copy folder, dan beberapa hal lainnya. Hal ini wajar saja terjadi karena Anda tidak memiliki akses terhadap file / folder tersebut. Biasanya dikarenakan file tersebut dilindungi oleh sistem admin sehingga Anda yang tidak memiliki izin tidak akan bisa membuat perubahan terhadap file yang ada.

Microsoft sendiri seharusnya tidak membuat keamanan yang terlalu ketat pada sistem operasinya, pasalnya yang kita lakukan adalah hal yang normal yang tidak akan membuat komputer kita menjadi rusak jika hanya sekedar menghapus, copy dan membuat perubahan pada suatu folder. Oleh karena itu, banyak pengguna Windows yang kecewa akan hal ini dan mencoba untuk melaporkan masalahnya kepada Microsoft.

Penyebab error

Adapun penyebab utama dari masalah antara lain,
  • Hak akses yang ditolak oleh sistem.
  • Pengaturan keamanan yang terlalu tinggi.
  • Akun pengguna bukan administrator / everyone.
  • Beberapa file yang memang hanya bisa diubah ketika masuk safe mode.

Jika yang ingin Anda ubah / akses adalah file yang bersifat penting bagi sistem maka wajar saja jika muncul pesan seperti yang sudah dijelaskan. Namun, jika yang diakses adalah file biasa maka hal itu tentu tidak wajar.

Jika Anda mengalami hal serupa, lanjutkan membaca artikel ini sampai tuntas.

Untuk mengatasinya sangatlah mudah, pada artikel ini akan dijelaskan beberapa metode dalam mengatasi masalah ini karena setiap komputer biasanya memiliki cara penyelesaian yang berbeda-beda. Jadi, pastikan Anda mencoba semua langkah yang dijelaskan pada artikel.

Berikut adalah cara mengatasi you need permissions to perform this action:

1. Matikan Anitivirus dan Windows Defender

Mematikan antivirus memang terlihat sepele, namun sebenarnya antivirus dan Windows Defender bisa mengubah hak akses pada suatu folder / file. Ketika Anda memberikan izin secara penuh terhadap antivirus maka tentu saja antivirus akan mengambil kontrol pada komputer Anda.

Baca Juga : Waspada ! Inilah Cara Ampuh Mengatasi Virus Ransomware

Untuk mematikan anitvirus ikuti langkah-langkah di bawah ini,
  1. Untuk yang pertama, Anda bisa lihat tanda segitiga kecil yang berada di pojok kanan bawah dan klik ikon tersebut.
  2. Setelah itu, klik kanan pada antivirus yang digunakan lalu pilih nonaktifkan proteksi.
  3. Solusi lain untuk menonaktifkannya adalah dengan uninstall antivirus yang sudah terpasang.
Adapun untuk mematikan Windows Defender Anda ikuti kembali langkah yang ada di bawah ini,
  1. Ketikkan "Windows Defender" pada menu pencarian Windows dan klik pada program tersebut.
  2. Kemudian masuk ke bagian settings dan hilangkan centang pada kotak kecil yang bertuliskan "Turn on real-time protection (recommended)" lalu klik Save changes.
  3. Jika ada keterangan "PC status : At risk" seperti gambar di atas berarti Windows Defender sudah tidak aktif.

2. Masuk ke safe mode

Anda juga bisa masuk safe mode untuk mecoba akses terhadap file yang ingin Anda akses. Karena safe mode memiliki kontrol lebih luas dibandingkan dengan mode biasa. Anda juga bisa mencoba langkah 3 dan 4 menggunakan safe mode.

Untuk masuk ke safe mode Anda bisa lihat caranya di sini.

3. Mengubah permissions file

Cara ketiga yaitu dengan mengubah permissions file yang akan diakses, perhatikan langkah-langkah berikut untuk mengubahnya:
  1. Klik kanan pada file yang akan diubah izin nya kemudian klik Properties.
  2. Masuk ke tab Security dan klik Advanced.
  3. Setelah itu, akan muncul jendela baru dan di sana terdapat tulisan Owner kemudian Anda klik Change yang berada di samping tulisan tersebut.
  4. Selanjutnya, Anda isikan username yang memiliki akses penuh terhadap komputer atau user yang sedang digunakan oleh Anda. Contohnya seperti, everyone, SYSTEM, administrators dan lain-lain. Setelah itu klik OK.
  5. Jika Anda tidak tahu perihal username maka Anda bisa klik Advanced dari gambar di atas → klik Find Now dan nanti akan banyak user yang bermunculan lanjut klik OK.
  6. Silakan simpan pengaturan dan coba kembali untuk akses file Anda.

4. Menggunakan take ownership file

Jika cara di atas belum bisa mengatasi masalah Anda, biasanya cara ketiga ini dapat bekerja. Anda bisa menggunakan file take ownership yang dapat mengubah semua status permissions menjadi terbuka untuk semua user.
  1. Unduh file Take Ownership di sini.
  2. Kemudian, ekstrak file tersebut dan jalankan file InstallTakeOwnership.reg sebagai administrator.
  3. Jika muncul pesan Anda hanya perlu continue saja dengan tidak menghiraukan pesan yang muncul.
  4. Lalu, klik kanan pada file yang akan diakses dan klik Take Ownership untuk mengubah status permission-nya.

Seharusnya sampai sini masalah sudah dapat diatasi. Pastikan Anda melakukan langkah-langkahnya dengan benar.

Terimakasih sudah membaca artikel ini. Beritahu kami jika Anda memiliki solusi lain melalui kolom komentar di bawah dan jangan lupa bagikan artikel ini jika bermanfaat.
Share This Article :
Kaca Teknologi

Official account of KacaTeknologi.com

4571795084962316914